Kamis, 19 Oktober 2017   |   Jum'ah, 28 Muharam 1439 H
Kalau kelindang hendak disemat Sematlah dulu baju nan koyak Kalaulah badan hendak selamat Hormati dahulu ibu dan bapak

Opini

16 februari 2012 07:35

a:3:{s:3:"ind";s:47:"Menengok Kejayaan Zaman Kolonial di Kota Padang";s:3:"eng";s:0:"";s:2:"fr";s:0:"";}

a:3:{s:3:"ind";s:47:"Menengok Kejayaan Zaman Kolonial di Kota Padang";s:3:"eng";s:0:"";s:2:"fr";s:0:"";}
a:3:{s:3:"ind";s:0:"";s:3:"eng";s:0:"";s:2:"fr";s:0:"";}
a:3:{s:3:"ind";s:3899:"Oleh Febrianti Kota Padang menyimpan kenangan sejarah zaman Kolonial Belanda. Kota yang terletak di pesisir pantai barat Sumatera ini sepanjang abad ke-18 dan ke-19 tumbuh menjadi kota dagang, sekaligus kota militer Pemerintahan Hindia Belanda. Di sepanjang Sungai Batang Arau ...


Silakan Login Untuk Membaca Lebih Lanjut

Bantu kami lebih mengenal profil para pembaca melayuonline.com. Silakan Login atau Mendaftar terlebih dahulu jika anda belum menjadi anggota. Data membership akan kami gunakan untuk mengoptimalkan pelayanan kepada para pembaca sekalian.

Kolom untuk yang sudah menjadi member
Email
Password
 

Register

Dibaca : 4391 kali.
© 2010 Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu. Hak Cipta dilindungi Undang-Undang.
Desktop version